#1 Your Trusted Business Partner

Kunjungi DAHANA, ANTAM pelajari peledakan tambang

Asa Ardiana

IMG 20220630 WA0081

Subang (PUBLIKASI.CO.ID) — Dalam rangka mempelajari pengeloalan bahan peledak dan peledakan tambang bawah tanah, Delegasi PT Antam Tbk mengunjungi Pusat Bahan Berenergi Tinggi (EMC) DAHANA. Kunjungan dilakukan pada Kamis, 30 Juni 2022, di Kantor Manajemen Pusat DAHANA, Subang, Jawa Barat.

Dalam sambutannya, VP Energetic Material Center DAHANA Benny Gunawan menuturkan, kunjungan Antam membawa nostalgia tersendiri. DAHANA dan Antam sudah bekerjasama sejak lama, sehingga sudah saling mengenal antar karyawan. Benny juga menerangkan DAHANA saat ini telah memiliki Pabrik Elemented Detonator secara mandiri yang terletak di ring 1 EMC.

“Antam merupakan salah satu mitra kami yang sudah lama, ini membuat kami semakin berkomitmen untuk meningkatkan performa bahan peledak yang kami produksi. DAHANA saat ini memiliki fasilitas baru, yaitu Pabrik Elemented Detonator. Semoga sinergi sesama BUMN semakin tumbuh dan semakin kuat, ke depannya kerjasama kita semakin besar untuk Indonesia,” ujar Benny.

Benny juga menambahkan, Pabrik Elemented Detonator didirikan untuk mewujudkan kemandirian bahan peledak nasional baik di bidang bahan peledak komersial maupun militer. Seperti diamanahkan oleh Presiden Republik Indonesia pada peresmian Pabrik Elemented Detonator yang diselenggarakan dalam rangkaian peresmian Holding DEFEND ID, di Surabaya pada 20 April 2022.

Kemandirian bahan peledak nasional melalui Pabrik Elemented Detonator DAHANA yang baru saja selesai dibangun pada Desember 2021 sudah memperlihatkan kemampuannya. Setidaknya, DAHANA mampu menaikkan nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) hingga 50% dengan keberadaan pabrik Elemented Detonator.

Selain itu, kepemilikan Pabrik Elemented Detonator juga dapat mengurangi impor dan menghemat devisa negara hingga US$6 juta atau setara Rp. 87 miliar per tahun, serta meningkatkan nilai penguasaan teknologi dan kemandirian bahan peledak detonator untuk memenuhi kebutuhan domestik dari 35 persen menjadi 80 persen.

Usai mendapatkan pemaparan bahan peledak dari tim Energetic Material Center DAHANA, perwakilan Antam berkesempatan untuk mengunjungi pabrik-pabrik bahan peledak yang berada di ring 1 Kampus DAHANA.

“Meski telah 27 tahun menggunakan bahan peledak, kami masih penasaran dengan pabriknya, terima kasih atas kesempatan dan penerimaannya yang sangat baik, mudah-mudahan ini ada manfaat dan ilmunya,” ujar Suparjo perwakilan Antam.

© PUBLIKASI.CO.ID 2022

Sumber: Antara.

Bagikan:

Related Post

Tinggalkan komentar

Tingkatkan popularitas, elektabilitas dan kredibilitas bisnis Anda dengan Jasa Publikasi Media Online.