#1 Your Trusted Business Partner

Optimalkan perencanaan pembangunan sarana pendidikan, Bappeda Kab Bekasi kenalkan Si Gedik

Asa Ardiana

Optimalkan perencanaan pembangunan sarana pendidikan, Bappeda Kab Bekasi kenalkan Si Gedik

Bekasi (PUBLIKASI.CO.ID) – Bappeda Kabupaten Bekasi melakukan inovasi dalam mengoptimalkan perencanaan dengan menggunakan aplikasi Sigedik yang merupakan sistem informasi geografis.

Sarana pendidikan berbasis peta yang dapat menangkap kebutuhan sarana sekolah yang lengkap dengan mengetahui tingkat kondisi bangunan yang rusak berat secara keseluruhan sehingga dapat menentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan dalam dokumen.

Untuk menyelenggarakan pelayanan pendidikan secara demokratis dan berkeadilan kepada semua anak usia sekolah dalam wilayah Kabupaten Bekasi, dengan tujuan Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas Sarana dan prasarana pendidikan yang didukung oleh program – program untuk mencapai capaian kinerja, salah satunya adalah dengan menyediakan sarana sarana dan prasarana pendidikan yang memadai bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.

Sarana dan Prasarana Pendidikan Kabupaten Bekasi mengelola + 1.651 Lembaga terdiri dari satuan PAUD Formal, Nonformal (TK dan KB) dan pendidikan nonformal (PKM, Pemberantasan Buta Aksara, dan paket-paket belajar), dan 1.313 satuan pendidikan dasar (708 SD Negeri, 265 SD Swasta, 95 SMP Negeri, 245 SMP Swasta).

Perencanaan data kebutuhan Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah dilakukan oleh Dinas Pendidikan secara manual seperti proposal, surat usulan dan lain-lain. Sehingga dengan luasnya Wilayah Kabupaten Bekasi dan banyaknya Sekolah yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi maka dimungkinkan terjadi tidak meratanya pemenuhan kebutuhan Sarana dan prasarana pendidikan di Sekolah dan belum efektif dan efesiennya sistem Perencanaan Pendataan Kebutuhan Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah.

Namun hasil evaluasi tersebut kemudian dibahas bersama untuk bahan penyusunan tema, Sasaran Arah Kebijakan, dan Prioritas Pembangunan tahunan yang direncanakan berdasarkan data dan informasi yang dimiliki.dalam dua tahun ini tidak sesuai dengan kebutuhan kondisi dilapangan, untuk capaian kinerja tahun 2020 adalah 89, 57 % sedangkan capaian kinerja tahun 2021 adalah 86,37 %. dalam pembangunan sarana pendidikan tingkat sd dan smp.

Perencanaan yang baik adalah perencanaan yang dilakukan dengan tetap mendasarkan pada data dan informasi yang akurat, valid dan akuntabel. Selanjutnya ketercapaian sasaran dan ketersediaan data menjadi ukuran utama yang sangat penting.

Berkaitan hal tersebut kbutuhan sarana sekolah menjadi selaras dalam mendukung Tujuan Goal sdgs 4 tentang pendidikan berkualitas yaitu Target 4.1. Pada tahun 2030, menjamin bahwa semua anak perempuan dan laki-laki menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah tanpa dipungut biaya, setara, dan berkualitas, yang mengarah pada capaian pembelajaran yang relevan dan efektif. indikatorAngka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/sederajat.dan SMP/MTS/sederajat, dimana kesediaan sarana gedung sekolah.

Data kerusakan sekolah disediakan langsung dari pihak sekolah melalui website, sehingga memudahkan pihak sekolah untuk melaporkan kerusakan sekolah dan menjadi data baseline untuk pembangunan sarana pendidikan dimana baseline tersebut dapat digunakan untuk menyiapkan data yang dibutuhkan melalui proses pembangunan menggunakan Dana DAK dan CSR, untuk percepatan pembangunan sarana pendidikan dalam meningkat standar pelayanan minimal.

Sumber: Antara.

Bagikan:

Related Post

Tinggalkan komentar

Tingkatkan popularitas, elektabilitas dan kredibilitas bisnis Anda dengan Jasa Publikasi Media Online.